Selasa, 26 Oktober 2021

Materi Akuntansi Biaya

Assalamualaikum Wr. Wb.

Bagaimana kabar kalian hari ini ? Semoga semua baik-baik saja ya 😊

Untuk kali ini saya akan membahas materi tentang Akuntansi Biaya, yuk kita baca dan pahami pembahasannya dibawah ini teman-teman!

1.      Pengertian Akuntansi Biaya

Akuntansi Biaya merupakan suatu proses pencatatan keuangan yang didalamnya terjadi penggolongan dan peringkasan semua transaksi atau biaya yang terjadi mulai dari proses produksi hingga penjualan produk maupun jasa. Akuntansi biaya sangat dibutuhkan oleh setiap perusahaan, karena data historis yang disajikan dalam pencatatannya akan sangat penting digunakan oleh manajemen dalam mengambil keputusan atau kebijakan di waktu yang akan datang.

2.      Fungsi Akuntansi Biaya

1)      Penentuan Harga Pokok

Fungsi akuntansi biaya yang pertama adalah untuk menentukan penentuan harga pokok atas suatu produk atau jasa yang dihasilkan oleh perusahaan. Jangan sampai harga yang ditawarkan terlalu tinggi ataupun terlalu rendah oleh konsumen. Penentuan harga pokok diperoleh dengan cara mencatat, menggolongkan, memonitor, dan meringkas seluruh komponen biaya yang berhubungan dengan proses produksi dari data histori yang dijadikan acuan pihak manajemen dalam penentuan harga pokok produksi.

2)      Perencanaan & Pengendalian Biaya

Dasar yang digunakan dalam estimasi biaya adalah data histori dengan mempertimbangkan faktor-faktor lain yang diprediksi akan memengaruhi biaya. Dalam perencanaan dan pengendalian biaya,  pihak manajemen akan memonitor apakah terjadi penyimpangan (ada selisih antara biaya sesungguhnya dengan perencanaan biaya). Jika ada, pihak manajemen akan menganalisis penyebab terjadinya selisih serta mempertimbangkan tindakan koreksi yang memang perlu dilakukan sebagai bentuk pengendalian.

3.      Manfaat Akuntansi Biaya

Manfaat akuntansi untuk bisnis modern saat ini adalah bisa menjadi media informasi yang diperlukan untuk mengelola bisnis agar semakin berkembang. Karena dalam akuntansi biaya ada 4 tahapan yaitu perencanaan, pengawasan, pengukuran penghasilan, dan pengambilan keputusan. Jika keempat tahap tersebut dilakukan secara benar, bisa dipastikan Anda tidak akan bersusah payah bersaing dengan bisnis sejenis yang sedang berkembang pada masa ekonomi modern saat ini.

Penerapan akuntansi pada ekonomi modern saat ini sangat berguna sekali. Karena dengan penghitungan biaya, Anda dapat menghitung biaya-biaya dalam proses produksi barang atau jasa secara terperinci sehingga tidak terjadi kerugian dalam bisnis.

4.      Tujuan Akuntansi Biaya

Tujuan Akuntansi Biaya yaitu sebagai sumber informasi tentang semua pengeluaran yang dilakukan oleh perusahaan. Dimana selanjutnya informasi pada akuntansi ini akan digunakan untuk membantu pengambilan keputusan untuk mengelola perusahaan. Di bawah ini adalah beberapa tujuan penghitungan biaya dalam akuntansi di era ekonomi modern saat ini yaitu :

1) Menentukan perhitungan biaya produksi secara tepat, yang tujuannya untuk menentukan besaran harga pokok barang, harga jual barang yang sudah jadi, serta besaran laba yang akan diperoleh untuk perusahaan. Cara ini juga bisa Anda aplikasikan untuk bisnis di era modern saat ini, sehingga Anda bisa menentukan harga dengan pas.

2)  Dengan adanya proses akuntansi, perusahaan bisa melakukan pengendalian biaya selama proses produksi berlangsung agar sesuai standar yang ditentukan, karena jika tidak sesuai nantinya margin keuntungan yang akan didapatkan oleh perusahaan akan berkurang, sehingga berdampak pada pendapatan yang diterima.

5.      Penerapan Akuntansi Biaya di Beberapa Jenis Perusahaan

Ø  Akuntansi Biaya Perusahaan Dagang

Kegiatan utama perusahaan dagang adalah melakukan penjualan produk yang telah dibeli oleh perusahaan kepada konsumen. Perlu diingat, perusahaan dagang tidak memproduksi barang dagangannya sendiri, sehingga dia hanya mendistribusikan barang dagangan saja.

Adapun proses distribusi dibagi menjadi dua jenis, yaitu proses distribusi langsung (melalui perantara) dan proses distribusi tidak langsung. Terdapat 4 unsur yang menjadi dasar untuk menghitung akuntansi biaya pada perusahaan dagang, yaitu:

1) Kas keluar, yaitu merupakan biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan.
2) Barang masuk, berupa barang yang dibeli oleh perusahaan untuk diperdagangkan.
3) Kas masuk, adalah uang yang diperoleh dari penjualan barang dagangan oleh perusahaan. 
4) Barang keluar, adalah semua barang yang dijual oleh perusahaan.

Jika disimpulkan, akuntansi perusahaan dagang ini sebenarnya memperhitungkan barang yang masuk dan keluar. Karenanya, juga terdapat akun-akun lain yang juga harus diperhitungkan dan diperhatikan.

Adapun akun-akun tersebut seperti; akun HPP, akun penjualan, akun pembelian, akun persediaan, akun beban pemasaran, akun potongan pembelian, akun diskon atau potongan harga.

Ø  Akuntansi Biaya Perusahaan Manufaktur

Berbeda dengan perusahaan jasa dan dagang, perusahaan manufaktur merupakan perusahaan yang aktivitasnya membuat produk dengan mengolah bahan baku menjadi produk jadi yang siap jual. Sehingga akuntansi pada perusahaan manufaktur memiliki tujuan untuk menentukan harga pokok produksi dari setiap barang yang diproduksi. Selain itu, tujuan lain dari akuntansi biaya di perusahaan manufaktur yaitu menyampaikan informasi berupa harga-harga produksi dari setiap unit yang disimpan di gudang.

Siklus akuntansi biaya pada perusahaan manufaktur dimulai dari persiapan bahan baku, proses pembuatan produk, sampai akhirnya menghasilkan produk jadi. Beberapa akun yang ikut diperhitungkan dalam perhitungan akuntansi biaya perusahaan manufaktur yaitu harga pokok bahan baku, biaya tenaga kerja langsung, biaya overhead produksi, dan harga pokok penjualan.

Sekian pembahasan materi tentang Akuntansi Biaya, semoga pembahasan materi Akuntansi Biaya ini dapat bermanfaat untuk teman-teman. Selalu jaga kesehatan ya teman-teman! Terima kasih 😊

Wassalamualaikum Wr. Wb.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar